Radio Cirebon Gema Sonata 101 FM

Radio Dangdut Cirebon

WHO Ungkap Teka-teki Soal Tingkat Penularan Virus Corona Varian Omicron
Kesehatan

WHO Ungkap Teka-teki Soal Tingkat Penularan Virus Corona Varian Omicron

WHO Ungkap Teka-teki Soal Tingkat Penularan Virus Corona Varian OmicronRadio Gema Sonata – Kabar ditemukannya virus corona varian Omicron membuat tingkat kewaspadaan masyarakat di seluruh dunia. Ada kekhawatiran bahwa varian omicron ini lebih menular dibanding dengan delta.

Lantas, bagaimana fakta sebenarnya? Dikutip dari ANTARA Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa sejauh ini belum ada bukti tentang tingkat penularan dan keparahan virus corona varian Omicron.

“Belum diketahui pasti apakah Omicron lebih menular (misalnya, lebih mudah menular di antara manusia) dibanding varian lainnya, seperti Delta,” kata WHO lewat pernyataan.

WHO mengatakan lonjakan jumlah orang yang positif Covid-19 dan pasien rawat inap di Afrika Selatan, tempat varian baru itu pertama kali dilaporkan dan dianggap sebagai sumbernya, tidak berarti bahwa penularan atau keparahan dari Omicron lebih tinggi.

WHO menegaskan bahwa “ini kemungkinan karena tingginya jumlah keseluruhan orang yang terinfeksi ketimbang dampak spesifik dari Omicron.”

“Saat ini tidak ada informasi yang menunjukkan bahwa gejala yang berkaitan dengan Omicron berbeda dari varian lainnya,” tulis pernyataan itu.

Menurut informasi yang terbatas, WHO juga memperingatkan bahwa orang yang sebelumnya pernah terpapar Covid-19 dapat terinfeksi kembali dengan Omicron secara lebih mudah dibanding varian yang diwaspadai lainnya.

Baca Juga : WHO Peringatkan Virus Corona Varian Omicron Berpotensi Sebabkan Wabah

Omicron Lebih Menular, Kemenkes Minta Vaksin Covid-19 Dipercepat

Pakai Masker Dalam Ruangan Untuk Cegah Varian Omicron

Tingkatkan Kesehatan Tubuh Dan Mental, Konsumsi 5 Makanan Ini!

WHO mengatakan perlu studi lanjutan untuk lebih memahami varian Omicron.

Selagi studi efektivitas vaksin Covid-19 dan pengujian terhadap Omicron sedang berlangsung, obat yang biasanya digunakan untuk menyembuhkan Covid-19 masih bisa ampuh untuk mengobati infeksi Omicron, katanya.

Sumber : https://www.suara.com/health

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
1
Silahkan Tinggalkan Pesan.....
Kami Akan Merespon Anda....