Radio Cirebon Gema Sonata 101 FM

Radio Dangdut Cirebon

Radio Gema Sonata Cirebon
Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?
Sains

Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?

Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua?
Tanpa Cahaya Alami, Bagaimana Manusia Purba Bikin Lukisan di Dalam Gua

Radio Gema Sonata – Gua adalah galeri seni pertama umat manusia. Nenek moyang kita membuat peta bintang, adegan berburu, dan jalur hewan zaman es di tempat tersebut.

Namun, gua bukanlah studio yang bagus, tak ada cahaya alami dan manusia tak dapat melihat dalam gelap. Padahal, beberapa karya seni ditemukan di lorong sempit atau jauh di dalam sistem gua yang gelap.

Lalu bagaimana nenek moyang kita ini menaklukan gelapnya gua untuk membuat lukisan-lukisan kuno itu?

Dikutip dari CNN, Selasa (22/6/2021) untuk menjelaskan bagaimana seniman Zaman Batu ini bekerja di ruang gelap yang sulit diakses ini, para arkeolog di Spanyol menjelajahi catatan arkeologi untuk mencari bukti, bagaimana manusia purba menggunakan kayu dan zat lain untuk membuat obor dan lampu yang dapat menerangi ‘studio’ mereka.

“Kami sangat tertarik dengan semua proses produksi di balik gambar-gambar ini,” kata Diego Garate, penulis studi dan juga peneliti di Institut Internasional untuk Penelitian Prasejarah di University of Cantabria Santander, Spanyol.

Menurut Garate, sisa-sisa arang di situs seni cadas dapat memberi tahu kita banyak hal mengenai bagaimana para seniman di masa lalu bekerja. Namun sisa-sisa peralatan yang mereka gunakan ini, sering diabaikan dan belum dipelajari secara mendalam.

Berdasarkan bukti arkeologis yang ditemukan di gua-gua Paleolitik, para peneliti membuat simulasi dengan membuat obor prasejarah dan lampu minyak versi mereka sendiri.

Lima obor kayu dibuat peneliti dengan menggunakan kombinasi kayu juniper kering, kulit kayu birch, ivy, getah pinus, dan sumsum dari tulang rusa. Sementara untuk lampu minyak diisi dengan kayu juniper kering, resin, dan sumsum tulang dari sapi. Bahan-bahan yang digunakan untuk obor kayu dan lampu minyak tersebut berdasarkan pada bukti arkeologis yang ditemukan di gua-gua Paleolitik serupa.

Selanjutnya, tim kemudian menguji seberapa baik, benda tersebut bekerja di dalam Gua Isuntza 1 di wilayah Basque, Spanyol. “Kami berjalan selama 20 menit di dalam gua sampai cahaya mulai redup. Cukup mencolok bahwa cahaya dari obor benar-benar berbeda dari cahaya buatan yang biasa kami gunakan,” kata Garate.

Menurutnya, obor kayu yang terdiri dari banyak kayu bekerja paling baik untuk menjelajahi gua atau melintasi ruang yang lebih luas karena memproyeksikan cahaya ke segala arah-hampir hingga 6 meter. Ditambah lagi, obornya mudah dibawa dan lima kali lebih terang dari lampu minyak. Sedangkan untuk pembakaran obor terpendek berlangsung selama 21 menit dan terlama selama 61 menit.

Namun, obor tak dapat diprediksi dan seringkali harus dinyalakan kembali dengan memindahkannya dengan cepat dari sisi ke sisi. Obor juga menghasilkan banyak asap. Di sisi lain, lampu minyak bekerja kurang baik untuk menerangi ruang kecil dalam waktu lama juga kurang pas untuk dibawa berjalan karena tak menerangi lantai.

Sedangkan, pencahayaan yang berasal dari perapian mengasilkan banyak asap dan terbakar dengan cepat. Garate dan tim kemudian menyimpulkan bahwa manusia purba yang melukis jauh di dalam sistem gua ini bukan hanya seniman tetapi juga penjelajah gua. “Mereka tahu bagaimana bergerak dalam gua yang sangat sulit bagi kami, bahkan dengan helm dan tali.

Pada saat itu tentu jelas lebih sulit. Mereka harus bergerak dengan obor di tangan mereka dan membuat gambar,” kata Garate. “Mereka bisa saja membuat gambar di pintu masuk gua tanpa masalah tetapi mereka ingin melakukannya di tempat sempit dan masuk ke dalam gua,” tambah Garate. Studi ini dipublikasikan di jurnal PLOS One.
Sumber : https://www.kompas.com/

Penulis Kontributor Sains, Monika Novena | Editor Bestari Kumala Dewi

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Silahkan Tinggalkan Pesan.....
Kami Akan Merespon Anda....