Radio Cirebon Gema Sonata 101 FM

Radio Dangdut Cirebon

Radio Gema Sonata Cirebon
Siapa bilang bulan bisa menyinari bumi?
Sains

Siapa bilang bulan bisa menyinari bumi?

Siapa bilang bulan bisa menyinari bumi?
Siapa bilang bulan bisa menyinari bumi?

Radio Gema Sonata – Ketika malam hari, bumi kita memang sangat gelap. Tidak ada matahari yang bersinar cerah seperti pagi dan siang hari. Tetapi, beruntungnya, bumi memiliki bulan. Satu-satunya satelit bumi yang terlihat bersinar ketika malam hari. Tetapi, tahukah Anda bahwa bulan sebenarnya tidak bersinar?

Alex Firth, dkk telah menjelaskan dalam bukunya, 100 Things to Know About Science, mengenai cara kerja bulan yang terlihat seperti menyinari bumi ketika malam.

Fakta sebenarnya adalah bulan sebenarnya tidak bersinar. Satelit bumi tersebut hanya mencerminkan cahaya dari matahari sesuai orbitnya. Seperti bulan mengorbit bumi, setengah sisi dari bulan juga menghadap ke matahari yang selalu bersinar.

Bulan membutuhkan 27 hari untuk mengitari bumi. Sehingga bulan mempunyai bentuk yang berubah-ubah jika kita dilihat.

Ketika posisi matahari di belakang bulan, maka sisi bulan yang menghadap bumi dalam bayangan matahari. Sehingga, bulan tak terlihat dari bumi. Fase di mana bulan tak terlihat dari bumi disebut dengan new moon (bulan baru).

Fase bulan baru tersebut memungkinkan gerhana matahari, yaitu saat matahari, bulan, dan bumi berada dalam satu garis lurus. Saat gerhana matahari, bulan berada di antara matahari dan bumi, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari ke bumi.

Sebaliknya, ketika bulan purnama (full moon), sisi bulan yang kita lihat dari bumi adalah sisi yang sangat terang. Saat itu, bumi berada di tengah antara matahari dan bulan. Hal ini berarti sisi bulan yang menghadap bumi hampir sepenuhnya disinari oleh cahaya matahari.

Saat bulan purnama, ada kemungkinan terjadi gerhana bulan, yaitu saat sebagian atau seluruh bulan tertutup bayangan bumi. Hal tersebut terjadi jika posisi matahari, bumi, dan bulan pada satu garis lurus yang sama. Tetapi hal tersebut tidak selalu terjadi saat bulan purnama.

Walaupun bulan terlihat bersinar seluruhnya pada saat bulan purnama, tetapi yang terjadi adalah bulan hanya mencerminkan 12 persen dari cahaya yang bersinar diatasnya. Hal tersebut karena permukaan bulan sangat bergelombang. [lar]

Sumber : https://www.merdeka.com/

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Silahkan Tinggalkan Pesan.....
Kami Akan Merespon Anda....