Radio Cirebon Gema Sonata 101 FM

Radio Dangdut Cirebon

Header Ramadhan Gema Sonata
Sains

Nikmati Selagi Bisa, Tingkat Oksigen di Bumi Turun Drastis 1 Miliar Tahun Lagi

Gemasonata Sains – Oksigen menjadi satu syarat mutlak bagi organisme terbesar, seperti manusia untuk bertahan hidup. Tapi siapa sangka keberadaan oksigen ternyata tak bersifat permanen. Peneliti Kazumi Ozaki dari Toho University di Funabashi, Jepang dan Chris Reinhard dari Georgia Institute of Technology di Atlanta menyebut ketika waktunya tiba, tingkat oksigen di Bumi menjadi makin rendah, kembali ke kondisi awal Bumi.

Mengutip New Scientist, Senin (8/3/2021) peneliti membuat sistem iklim, biologi dan geologi Bumi untuk memprediksi bagaimana kondisi oksigen di atmosfer Bumi akan berubah. Peneliti menyebut bahwa atmosfer bumi akan mempertahankan tingkat oksigen yang tinggi selama satu miliar tahun ke depan sebelum akhirnya secara drastis kembali ke tingkat rendah seperti kondisi awal Bumi yang dikenal sebagai Peristiwa Oksidasi Besar sekitar 2,4 miliar tahun yang lalu. “Kami menemukan, bahwa atmosfer beroksigen di Bumi tak akan menjadi fitur permanen,” kata Ozaki. Salah satu alasan utama yang menyebabkan turunnya tingkat oksigen itu adalah pertambahan usia matahari. Seiring usia, matahari akan menjadi lebih panas dan melepaskan lebih banyak energi. Para peneliti menghitung, hal tersebut akan menyebabkan penurunan jumlah karbondioksida di atmosfer karena CO2 menyerap panas dan kemudian rusak.

Sehingga peneliti memperkirakan bahwa dalam satu miliar tahun tingkat karbon dioksida akan menjadi sangat rendah sehingga organisme fotosintesis tak dapat bertahan hidup dan menghasilkan oksigen. Kepunahan massal organisme fotosintetik ini akan menjadi penyebab utama penurunan oksigen yang sangat besar. “Penurunan oksigen sangat, sangat ekstrim,” kata Reinhard. Para peneliti juga memperkirakan akan ada peningkatan metana secara bersamaan ke level 10.000 kali lipat jumlah di atmosfer saat ini. Dan begitu perubahan atmosfer bumi mulai terjadi, itu akan diikuti dengan perubahan lainnya.[Kompas.Com]

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Silahkan Tinggalkan Pesan.....
Kami Akan Merespon Anda....