Radio Cirebon Gema Sonata 101 FM

Radio Dangdut Cirebon

Sains

Menurut Sains ini 7 Manfaat Puasa, Lebih dari Menahan Haus dan Lapar

Menurut Sains ini 7 Manfaat Puasa
Menurut Sains ini 7 Manfaat Puasa, Lebih dari Menahan Haus dan Lapar

Radio Gema Sonata – Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib bagi umat Islam. Disamping dilakukan berdasarkan syariah dan mendapatkan pahala, berpuasa menurut sains bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan dalam perilaku sehat pun, acap kali dokter merekomendasikan berpuasa untuk detoksifikasi tubuh.

Berpuasa tidak hanya menahan haus dan lapar dari sebelum matahari terbit hingga matahari terbenam. Berpuasa juga menahan hawa nafsu dan menjalankan amalan-amalan. Sedangkan menurut sains, berpuasa memiliki manfaat untuk kesehatan sebagai berikut ini:

Mengontrol gula darah

Puasa intermiten jangka pendek, dilansir Healthline, Jum’at 16 April, dapat mengotrol gula darah. Penelitian dilakukan pada 10 orang diabetes tipe 2, setelah menjalani puasa gula darahnya menurun secara signifikan.

Studi lainnya menemukan bahwa berpuasa dapat mengefektifkan kerja insulin pada tubuh terutama untuk mengolah glukosa menjadi energi dan mengalirkannya lewat aliran darah ke sel-sel tubuh.

Meningkatkan kesehatan jantung

Ketika berpuasa, pola makan akan berubah. Seseorang akan lebih selektif dan berhati-hati memilih makanan ketika berbuka maupun makan sahur. Berubahan pola makan menjadi lebih sehat dapat berefek positif pada jantung.

Meningkatkan metabolisme

Dengan dibarengi asupan nutrisi cukup, berpuasa bermanfaat meningkatkan metabolisme tubuh. Bahkan, puasa seharian penuh dapat menurunkan berat badah hingga 9 persen selama melakukan pola hidup yang sehat.

Menyeimbangkan hormon

Hormon adalah kunci dari pertumbuhan, metabolisme, penurunan berat badan, dan kekuatan otot. Sebuah studi membuktikan bahwa berpiasa bermanfaat menyeimbangkan produksi dan pelepasan hormon.

Berpotensi memperpanjang usia

Meskipun masih dibutuhkan penelitian yang lebih komprehensif, berpuasa disinyalir dapat bermanfaat memperpanjang usia.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di laboratorium, hewan percobaan yang berpuasa setiap hari mengalami penundaan penuaan dan usia hidup lebih lama.

Mengurangi gangguan saraf

Sama seperti penelitian sebelumnya, masih diperlukan penelusuran mendalam tentang temuan ini. Bahwa puasa pada hewan laboratorium dilaporkan dapat melindungi kesehatan otak dan meningkatkan pembentukan sel-sel saraf sehingga menurunkan risiko Alzheimer dan parkinson.

Mengurangi risiko inflamasi

Inflamasi atau peradangan adalah salah satu gejala yang dialami ketika mengalami infeksi. Puasa, menurut studi ilmiah menunjukkan bahwa dapat membantu mengurangi peradangan khususnya dalam perkembangan penyakit kronis, seperti jantung, kanker, multiple sclerosis, dan rheumatoid arthritis.

Banyak ‘kan manfaat dari berpuasa? Nah, disamping puasa Ramadan, puasa dengan instensi atau niat yang berbeda juga sama-sama bermanfaat untuk kesehatan seperti intermiten diet dan OCD.

Sumber : https://voi.id/

1 COMMENTS

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Open chat
1
Silahkan Tinggalkan Pesan.....
Kami Akan Merespon Anda....