Radio Cirebon Gema Sonata 101 FM

Radio Dangdut Cirebon

Header Ramadhan Gema Sonata
Sains

Fingertips, Bagian Kulit Sangat Sensitif yang Ada di Ujung Jari

GemaSonata Sains – Tuhan telah menciptakan tubuh manusia dengan sangat sempuna. Semua bagian tubuh memiliki fungsi kegunaan masing-masing untuk membantu manusia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Salah satu bagian yang sangat berpengaruh adalah kulit.

Kulit merupakan organ terbesar dalam tubuh manusia. Mereka menyelimuti tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki sehingga memungkinkan kita menyentuh, merasakan, dan berinteraksi dengan dunia luar.

Namun tahukah Anda, ada satu bagian dari kulit yang sangat sensitif dan bisa merasakan dengan lebih akurat daripada yang lain? Namanya fingertips atau ujung jari kita.

Sebuah studi baru telah mengungkapkan betapa reseptifnya neuron sensorik di jari-jari kita. Para ilmuwan menemukan bahwa, manusia dapat mendeteksi sentuhan pada skala yang sangat kecil hanya melalui satu punggungan sidik jari. Neuron sensorik yang menempel pada reseptor bertitik tepat di bawah permukaan kulit sehingga memungkinkan kita mendeteksi sentuhan, getaran, tekanan, nyeri, dan lain sebagainya.

Sebenarnya, tangan kita sendiri mengandung puluhan ribu neuron dam masing-masing memiliki reseptor di area permukaan kecil kulit yang disebut medan reseptif.

Para peneliti melakukan penelitian dengan mengikat lengan 12 orang sehat dan menempelkan kuku mereka ke tempat plastik untuk memastikan mereka tidak bisa bergerak.

Kemudian mesin menggerakkan kerucut kecil selebar 0,4 milimeter dengan jarak sekitar 7 mm di seluruh kulit mereka untuk direkam terhadap respons setiap neuron menggunakan elektroda di lengan peserta.

Dengan menghitung area deteksi neuron sensorik dan memetakannya ke sidik jari, peneliti menemukan bahwa lebar area deteksi setara dengan lebar satu punggungan sidik jari.

Para peneliti melaporkan bahwa sensitivitas pengaturan subbidang untuk kedua jenis neuron rata-rata sesuai dengan periode spasial 0,4 milimeter.

Hal ini memberikan bukti bahwa selektivitas spasial subbidang muncul karena organ reseptor mengukur kejadian mekanis terbatas pada punggungan papiler tunggal.

Uniknya, ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa sidik jari membantu kita merasakan dunia di sekitar kita dengan lebih akurat. [Sumber : Kompas.Com]

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Silahkan Tinggalkan Pesan.....
Kami Akan Merespon Anda....