Radio Cirebon Gema Sonata 101 FM

Radio Dangdut Cirebon

Berhenti Bekerja Bisa Menjadi Penyebab Menurunnya Kesehatan
Kesehatan

Berhenti Bekerja Bisa Menjadi Penyebab Menurunnya Kesehatan

Berhenti Bekerja Bisa Menjadi Penyebab Menurunnya KesehatanRadio Gema Sonata – Pernah kah kamu mengamati orangtua atau saudara yang baru saja pensiun? Pada beberapa orang, setelah pensiun, penampilan yang sebelumnya tampak muda dan bertenaga mendadak menjadi terlihat lebih tua.

Banyak orang juga bermimpi bisa pensiun dari bekerja pada usia yang lebih awal ketika tubuh masih terasa bugar. Namun, pada mereka yang pensiun lebih awal, penuaan ini juga bisa terjadi.

Dilansir dari The List, berhenti bekerja ini diketahui bisa memberi dampak pada kesehatan. Penelitian yang dipublikasikan di MedPage Today menemukan bahwa pensiun dini bisa meningkatkan risiko kematian terutama pada pria dengan usia di bawah 60 tahun.

Penelitian lain dari Harvard Women’s Health Watch menemukan bahwa menunda pensiun bisa menjadi cara untuk menjaga kesehatan. Hal ini terutama terjadi pada mereka yang berniat pensiun karena masalah kesehatan. Menunda pensiun bisa menjadi cara menjaga kesehatan.

Hal ini disebut terjadi karena alasan kesehatan mental serta meningkatnya risiko bunuh diri. Bekerja diketahui bisa menjadi hal yang bermanfaat pada kesehatan seseorang.

Manfaat Bekerja

Bekerja lebih lama bisa membuat seseorang terhubung secara sosial, aktif secara fisik, serta memberi kesempatan untuk berpikir kreatif dalam menaklukkan tantangan.

“Dukungan sosial memiliki kekuatan yang setara dengan uang,” terang Dr. Nigel Barber di Psychology Today.

“Pendewasaan, pujian, serta penghormatan, merupakan pendorong yang kuat untuk memotivasi seseorang untuk bekerja keras,” sambungnya.

Dengan kata lain, ketika seseorang sudah pensiun, segala manfaat sosial tersebut bakal menghilang. Hal ini yang menyebabkan banyak pensiunan juga mengalami post-power syndrome.

Menganggur Meningkatkan Risiko Bunuh Diri

The National Library of Medicine mengungkap bahwa menganggur bisa meningkatkan faktor risiko bunuh diri terutama pada wanita sebanyak tiga kali lipat dibanding pada pria. Risiko ini dianggap meningkat seiring bertambahnya usia karena faktor isolasi serta kesepian yang dialami.

Bekerja dalam jam yang lebih sedikit juga bisa menyebabkan kebosanan yang berdampak buruk bagi kesehatan. Berdasar penelitian terdahulu, kebosanan bisa berujung makan terlalu banyak dan obesitas.

Kurang aktivitas juga bisa mempengaruhi pernapasan yang membuat napas menjadi lebih pendek, memicu serangan panik, dan menimbulkan masalah pernapasan lainnya. Obesitas juga bisa memicu terjadinya serangan jantung, diabetes tipe 2, serta masalah empedu.

Walau begitu, terlalu lama bekerja juga bukannya tanpa bahaya. Jika dilakukan dalam waktu terlalu lama, hal ini bisa menyebabkan meningkatnya risiko stroke, penyakit jantung, diabetes, serta ritme detak jantung yang abnormal. Oleh karena itu, penting untuk menyeimbangkan jam kerja serta kehidupan pribadi dengan tepat. [RWP]

Sumber : https://www.merdeka.com/sehat

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
Silahkan Tinggalkan Pesan.....
Kami Akan Merespon Anda....