Radio Cirebon Gema Sonata 101 FM

Radio Dangdut Cirebon

Sejarah

Asal Usul Rawa Bolang Dan Misteri Tunggak Jati

Konon daerah yang sekarang bernama Situ / Rawa Bolang di desa Jatisura Kecamatan Cikedung, adalah sebuah rawa yang luas dan terletak jauh dari pemukiman penduduk. Disebut rawa karena daerah ini menampung air hujan karena dataran lebih rendah namun jika airnya melimpah dipastikan akan mengenangi daerah disekitarnya.

Dari dulu sampai sekarang masyarakat setempat seringkali mencari ikan disana. Banyak yang mencari ikan kecil (Sruwet) disana, ada yang Nyudu atau mencari ikan dengan seser besar dan ada juga yang menggunakan jala, jaring atau pancing.

Menurut cerita nenek penulis, tanah disekitar rawa ini juga menjadi tanah pangonan (tempat gembala ternak) kerbau atau kebo. Kerbau-kerbau ini suka merendam diri di air rawa. Jika menilik cerita nenek mungkin tahun 1960-an terjadilah peristiwa menggemparkan dikalangan para pencari ikan dan para gembala karena peristiwa hilangnya satu ekor kerbau yang sedang berendam di salah satu sudut tepian rawa, ada keyakinan bahwa kerbau itu diambil siluman lembu atau ula lembu karena sampai beberapa hari tidak diketemukan lagi. Dari hilangnya Kebo ini maka rawa di sana dinamakan Bolang atau Kebo Ilang.

Sementara kisah mistis lain di sekitar rawa Bolang ini misalnya tentang misteri Tunggak Jati. Disebut Tunggak Jati karena ditengah rawa ini terdapat tunggak/akar pohon Jati yang sudah tua, jika rawa kering tunggak-tunggak ini akan tampak.

Konon dulu saking angkernya burung yang terbang diatas tunggak jati ini pasti jatuh, atau jika ada kambing mendekat akan hilang. Ada yang mengaitkan dengan istananya Panglima Kalasrenggi dari Pulomas, ada juga yang mengatakan sebagai markas besarnya siluman ular lembu.

Ada tetua dari desa Jambak bercerita bahwa disana ada 2 bilah kayu jati yang jika dipisahkan walau berjauhan maka paginya akan ditemukan menyatu lagi.

Kini Rawa Bolang disamping menjadi lokawisata alam juga menjadi tempa bumi perkemahan, disebelah barat menjadi lokasi peternakan Kambing dan Sapi. Sebelah Timur selain sebagai bumi perkemahan juga terdapat gazebo-gazebo untuk menikmati ikan bakar air tawar segar, enak dan murah. Cocok untuk kunjungan keluarga karena udara dan pemandangannya.

Kisah mistis atau misteri disuatu tempat perlahan akan berlalu karena perubahan jaman. Namun tak salah kiranya kita menghargai sebuah keyakinan masyarakat setempat agar kita tetap selamat dan jauh dari segala gangguan.

Sumber : Indramayu Tradisi

(Visited 53 times, 1 visits today)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Silahkan Tinggalkan Pesan.....
Kami Akan Merespon Anda....
Powered by